Rasa Kopi Joss, Minuman Fenomenal Jogja

Kopi Joss Fenomenal Jogja. Foto: Jogja.com

Kopi Joss pertama aku denger dari salah satu temen pecinta kopi. Katanya sih cuma ada di Jogja, that’s why aku harus banget nyobain. Kopi Joss ini unik, yaitu kopi yang dicemplungin arang. Aku kira Kopi Joss adanya di cafe-cafe gitu, ternyata adanya cuma di angkringan.

Selain berburu Kopi Joss, kuliner lain di kota Jogja harus dilakukan. Ketika traveling ke Cirebon juga nemuin makanan yang mirip dengan kuliner Jogja.

Aku coba menyusuri Jl. Malioboro yang dekat dengan Stasiun Yogyakarta dan di situlah deretan angkringan banyak menyediakan Kopi Joss. Bebas pilih mau yang mana, asal yang masih buka aja. Kalau aku pilih Kopi Joss Pak Hendrix. Harga Kopi Joss di angkringan hanya Rp7.000,-. Angkringan Kopi Joss lainnya yang Populer di Jogja bisa kamu cek di sini.

Kopi hitam dicelupin arang atau bara api. Kebayang nggak sih rasanya gimana? Ya, rasa kopi dan inilah tiga rasa kopi yang aku temuin menurut lidahku di dalam Kopi Joss.

Manis

Kopi Joss Dominan Manis. Foto: Indonesiaone.org

Kalau buat aku Kopi Joss ini terlalu manis. Mungkin mereka menyesuaikan dengan mayoritas pengunjung yang memang datang hanya untuk nongkrong lalu ngopi. Jika dijelaskan karakteristiknya, jujur saja aku tidak tahu apa yang khas dari Kopi Joss karena rasa manisnya terlalu mendominasi.

Meskipun begitu, aku masih nemuin sedikit-sedikit rasa kopi dari biji kopi pilihan, bukan dari kopi sachet. Ini karena keseringan cicap-cicip kopi beneran plus membeli gaya hidup seperti di Jacob Koffie Huis: Ngopi Seperti Rumah Sendiri. Setidaknya tahu mana kopi yang bagus dan tidak.

Body Lebih Light

Body Kopi Joss lebih Light. Foto: Prajna Vita

Body dari Kopi Joss ini lebih pekat. Bisa terlihat dari warna kopinya yang lebih gelap. Hal ini mungkin dari jenis kopi yang digunakan, cara penyeduhannya, ditambah lagi dengan adanya tambahan arang.

Awal kali lihat dari body-nya, kelihatannya rasa kopi tersebut lebih dominan pahit, ternyata sudah terkalahkan dengan manisnya. Masih tetap ada pahit-pahitnya sih, tapi bagiku karena sudah ada tambahan gula, rasa pahitnya jadi aneh.

Ngeres di Lidah

Mengandung Serpihan-serpihan Arang di dalam Kopi Joss. Foto: doktersehat.com

Ngeres itu bisa berarti kotor. Adanya arang yang dicemplungin ke dalam kopi tersebut membuat air kopi ketambah dengan serpihan-serpihan arang. Alhasil, ketika kopi diminum kamu akan merasakan ada sedikit serpihan-serpihan arang yang tercampur di dalamnya. Hal ini membuat lidah terasa kesat setelah meminumnya. Buat mungkin karakteristik dari Kopi Joss adanya di sini.

Lalu, ngomongin aman atau tidaknya, aku juga belum tahu pasti. Apabila tidak aman dan merusak kesehatan pasti Kopi Joss sudah masuk dalam list Badan POM dan diberhentikan peredarannya. Nyatanya, setelah minum kopi ini perut tidak ada masalah dan alhamdulillah aku tidak mati dan sehat wal afiat sampai saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.