Itinerary Taiwan 5 Hari + Hongkong & Rincian Budget Lengkap 2026

Itinerary Taiwan 5 Hari

Ini adalah pengalaman pertamaku ke Taiwan dengan syarat masuk wajib visa untuk WNI. Menurut aku, Taiwan hampir mirip Bangkok tapi versi lebih rapi karena mungkin masih satu budaya dengan China dan Jepang. Punya fasilitas transportasi yang nyaman dan gampang banget jadi itinerary Taiwan 5 hari aku akan banyak menggunakan transum.

Nah, untuk budget liburan ke Taiwan 5 hari + Hongkong sekitar Rp 16 jutaan. Mungkin bisa lebih murah kalau kamu bikin versi itinerary Taiwan Backpacker supaya lebih hemat. Kemarin budget aku cukup besar di hotel, tapi nyaman banget sih hotelnya.

Baca juga: Pengalaman pertama urus visa Taiwan: Step by Step dan Biaya

Itinerary Taiwan 5 Hari + Hongkong 

Perjalanan aku kemarin sengaja memilih transit 16 jam di Hongkong supaya bisa eksplore dua negara sekaligus, jadi aku bisa eksplore Hongkong seharian. 

DAY 1 – Hongkong City Tour

Hongkong termasuk negara yang lumayan susah untuk nyari halal food. Jadi, lumayan effort nyari tempat makan halal di Hongkong. Inilah itinerary yang aku kunjungi saat di Hongkong.

Breakfast di Lan Fong Yuen

Kedai legendaris di Hongkong ini aku temukan dari rekomendasi Gemini dan recomended karena roti panggang butternya enak banget. Harus cobain sih dan jangan lupa coba milk tea nya ya karena itu menu andalan breakfast kalau di Hongkong. 

Wan Chai

Tempat ini seperti pasar sih dan kamu bisa mencari berbagai pernak-pernik, tapi sayangnya nggak terlalu banyak pernak-pernik yang dijual. Lebih banyak pedagang bunga jadi aku memiliki bergeser ke Ladies Market.

Ladies Market

Pasar yang isinya pernak-pernik ini menjadi pilihan yang tepat buat yang ingin cari oleh-oleh seperti tempelan kulkas, gantungan kunci, atau baju. Aku beli tempelan kulkas di sini juga $100 HKD dapat empat biji, itupun dengan skill nawar emak-emak 😀

Kennedy Town

Sebetulnya ini spot foto aja yang masih viral di Tiktok. Aku sengaja ke sini supaya ada minimal satu tempat viral yang aku kunjungi. Namun, memang pemandangannya unik banget karena dengan tampilan gedung-gedung, jalanan yang rapi, dan ditambah view garis laut yang membentang.

Kalau kamu mau nyobain kopi juga di sini ada %Arabica yang bisa kamu coba jika ingin melihat view laut sambil ngopi. 

Kowloon Park

Spot bengong di Hongkong yang recomended banget karena kita bisa bengong di sini sambil menikmati view pantai dengan gedung-gedung tinggi yang menjulang. Tempat ini aku pilih karena untuk re-cache tenaga setelah seharian keliling Hongkong supaya tidak terlalu tumbang.

DAY 2 – Arrival & Historical Place in Taipei

Aku tiba di Airport Taipei jam 1 pagi dan pengecekan sebagai syarat masuk Taiwan 2026 lumayan ketat, seperti dilarang membawa daging olahan jadi sebelum keluar imigrasi ada pengecekan koper terlebih dahulu. Kita juga harus mengisi izin masuk Taiwan dengan mengisi formulir di website https://twac.immigration.gov.tw/ saat pengecekan imigrasi. 

Tiba di Taiwan pagi dini hari, jadi aku memutuskan booking hotel kapsul di Bandara yang berada di Terminal 2. Namanya Cho Hotel Capsule dan nyaman banget. Dengan harga Rp 780 ribuan semalem menurut aku worth it banget buat traveler yang tiba di bandara tengah malam atau pagi dini hari.

Lokasi: Lantai 5, Terminal 2 Taoyuan Airport

Kamu bisa pesan melalui:

Chang’s beef Noodles

Restoran Muslim ini memiliki menu mie yang enak banget dan porsinya besar. Setelah lelah geret-geret koper dari bandara ke hotel dan sambil menunggu waktu check in, aku makan dulu di sini. Awalnya aku kira porsinya kecil, ternyata satu porsi untuk aku sendiri pun terlalu banyak. 

Kuil Longshan Mengjia

Temple ini hampir sama dengan kuil pada umumnya. Pada saat aku datang ke sini sedang ada acara sehingga padat sekali akhirnya aku hanya keliling di depan. Ada hal yang baru aku tahu. Saat aku duduk di teras kuil, aku duduk menyilangkan kaki dan aku ditegur oleh salah satu warga di sana. Ternyata, saat kita di kuil tidak sopan jika duduk menyilangkan kaki.

Chiang Kai Shek Memorial

Taiwan juga punya temple yang mirip di Korea. Ketika sampai di sini aku seperti melihat bangunan kerajaan di drakor kolosal. Sayangnya di sini tidak ada penyewaan baju adat seperti di Korea. Jadi, aku hanya foto-foto dan melihat arsitekturnya. 

Ximending Street Food

Setelah check in, aku lanjut ke Ximending untuk cari makan malam sekaligus jajan. Penginapan aku di area Ximending jadi cukup jalan kaki untuk sampai ke sini. 

Tempat ini surganya makanan sih karena banyak banget jajanan street food yang bisa kita coba dan Ximending salah satu rekomendasi night market di Taiwan. Kali ini aku coba Xi Fu Tang, boba nomor 1 di dunia dan Ay-Chung Flour-Rice Noodle yang legendaris itu. 

Porsinya cukup besar jadi aku beli satu masing-masing untuk berdua, seperti biasa. Hehe

DAY 3 – Beitou, Yangmingshan, hingga Yehliu dalam Satu Hari! 

Hari ketiga di Taiwan, aku mutusin mengambil rute yang agak menantang: menggabungkan daerah pegunungan Yangmingshan dan pesisir pantai Yehliu. Jujur aja, kalau kita mencoba rute ini sendiri menggunakan bus atau MRT, waktunya tidak akan cukup. 

Solusinya, aku pilih Open Trip 1 Day dari Klook. Selain lebih hemat waktu karena semua transportasi sudah aman, harganya juga jauh lebih murah dibandingkan harus menyewa mobil.

Kali ini aku beruntung karena dijemput menggunakan mobil BMW yang nyaman banget. Kalau pengalaman di Vietnam dan Malaysia aku menggunakan Hiaci.

Baca juga: Itinerary Ho Chi Minh 4 Hari 3 Malam + Budget

Klik di ini untuk cek paket Open Trip Yangmingshan & Yehliu di Klook yang aku gunakan kemarin.

Berikut 8 spot yang aku jelajahi dalam waktu satu hari.

1. Thermal Valley & Pemandian Air Panas Beitou

Destinasi pertama dimulai dengan udara pagi yang sejuk di Thermal Valley. Begitu sampai, kita akan disambut oleh kepulan asap belerang di atas danau hijau toska. Saat aku datang cuacanya sedang hujan dan kabut memenuhi area Thermal Valley jadi tidak begitu tampak pemandangannya. 

Aku juga keliling di sekitar area pemandian air panas kuno bergaya Jepang ini.

2. Yangmingshan Flower Clock & Zhuzhihu 

Dari Beitou, selanjutnya naik ke area Taman Nasional Yangmingshan. Spot pertama adalah Flower Clock, sebuah jam raksasa yang dihiasi bunga-bunga cakep banget. Di sini aku bisa melihat bunga sakura yang selama ini aku cari. Sumpah, baguss bangeeet.

Tidak jauh dari sana, seharusnya kami menuju Zhuzhihu (Danau Bambu), tapi karena hujan makin besar jadi kami memutuskan untuk makan siang saja lalu melanjutkan ke destinasi berikutnya.

3. Qingtiangang Grassland 

Ini adalah destinasi yang membuatku merasa sedang di Swiss karena pemandangan berganti total menjadi hamparan padang rumput hijau yang luas. Di sini, aku bahkan sempat melihat beberapa kerbau liar yang sedang makan rumput. 

Awalnya kabut memenuhi semua area sehingga belum terlihat pemandangan bukitnya. Namun, kami semua tetap memutuskan berjalan sampai atas bukit dan setelah berjalan turun kabut pun mulai hilang. Akhirnya, kami bisa foto dengan view yang cakep banget.

Udara di sini cukup berangin dan dingin, jadi pastikan kamu membawa jaket, ya!

4. Situs Bebatuan Yehliu (Yehliu Geopark) 

Setelah puas menghirup udara gunung, kami langsung mengarah ke pesisir utara menuju Yehliu Geopark. Tempat ini terkenal dengan formasi batuan artistik yang terbentuk alami akibat erosi laut selama ribuan tahun. 

Aku juga suka destinasi ini karena sangat unik karena menjadi tempat wisata paling terkenal di Taiwan.  

5. Red House & Street Food Ximending 

Setelah seharian menjelajah alam, Open Trip menurunkan kami di hotel masing-masing. Lalu, aku berburu makanan di Ximending sambil mampir sebentar ke The Red House, gedung tua bersejarah dari bata merah yang kini menjadi pusat industri kreatif anak muda Taipei.

Setelah itu, saatnya berburu street food di Ximending! Beberapa kuliner wajib yang kemarin aku coba dan sangat aku rekomendasikan:

  • Ay-Chung Flour-Rice Noodle: Misoa legendaris yang antrenya mengular, tapi pelayanannya sangat cepat. Rasanya gurih dan enak bangeet sih.
  • Hot-Star Large Fried Chicken: Ayam goreng krispi raksasa yang bumbunya enak parah.
  • Xing Fu Tang: Minum Brown Sugar Boba Milk langsung dari tempat asalnya di Taiwan adalah healing terbaik!

DAY 4 – Berburu Sakura di Tamsui & Belanja Oleh-oleh

Hari keempat aku memilih menikmati sisi romantis dan santai dari Taiwan. Agendanya kali ini adalah hunting bunga sakura di Tamsui, menikmati sunset, dan tentu aja belanja sedikit oleh-oleh.

Berikut rute lengkap perjalanan yang bisa kamu contek:

1. Wuji Tianyuan Temple Tamsui (Spot Sakura Terbaik) 

Perjalanan pagi ini dimulai ke arah utara menggunakan MRT jalur merah menuju Stasiun Tamsui, dilanjutkan naik bus lokal untuk sampai ke Wuji Tianyuan Temple. Tempat ini adalah salah satu spot sakura viewing paling ikonik di Taiwan.

Pagoda berlantai lima ini dikelilingi oleh ratusan pohon sakura. Beruntung banget saat aku ke sana, bunganya sedang mekar (full bloom), menciptakan perpaduan warna merah muda dan arsitektur kuil yang luar biasa cantik.

Tips: Datanglah sepagi mungkin! Tempat ini sangat populer di kalangan warga lokal. Jika datang agak siang, area ini akan padat dan sulit mengambil foto tanpa kerumunan orang.

2. Tamsui River & Tamsui Old Street 

Puas berfoto dengan sakura, saya kembali ke area sekitar stasiun untuk berjalan santai di sepanjang Tamsui River. Angin sepoi-sepoi dari sungai besar ini membuat suasana siang hari rasanya sejuk. 

Di sepanjang tepian sungai, aku sambil mencari makan siang di Tamsui Old Street. Di sini, aku menemukan ayam goreng halal dan lemon tea. 

3. Fisherman’s Wharf & Lover’s Bridge 

Dari Tamsui Old Street, aku lanjut ke Fisherman’s Wharf menggunakan bus. Landmark utama di sini adalah Lover’s Bridge, sebuah jembatan gantung putih berdesain modern yang sangat cantik.

Jembatan ini dinamakan Lover’s Bridge karena mitos romantisnya, dan tempat ini diakui sebagai salah satu spot melihat matahari terbenam (sunset) terbaik di Taiwan. Namun, aku tidak sampai sunset karena jaraknya cukup jauh jadi aku memutuskan kembali ke Ximending.

5. Carrefour Guilin (Surga Oleh-Oleh 24 Jam) 

Dari Ximending, aku jalan kaki sekitar 10-15 menit menuju Carrefour Guilin. Ini adalah tempat wajib bagi seluruh wisatawan internasional yang ingin membeli oleh-oleh makanan ringan khas Taiwan dengan harga grosir. Nilai plusnya, toko ini buka 24 jam, jadi kita tidak perlu buru-buru!

Beberapa oleh-oleh yang wajib kamu beli, antara lain:

  • ChiaTe Pineapple Cake: Kue nastar khas Taiwan yang sangat lembut dan otentik.
  • Yuki & Love Mango Jelly: Jeli mangga yang super segar, sangat enak jika dimakan dalam kondisi dingin.
  • Milk Tea 3.15PM: Milk tea sachet yang bisa dibawa pulang dan rasanya pekat banget. 

DAY 5 – City Landmarks

Inilah hari terakhir di Taiwan. Penerbangan aku kembali ke Jakarta adalah tengah malam, jadi aku mengatur itinerary hari ke-5 ini lebih santai supaya tidak buru-buru. Kuncinya adalah memilih destinasi yang berada di jalur MRT dan tidak jauh dari pusat kota.

Sebelum mulai eksplor, tips paling penting dari pengalaman aku: lakukan check-out di pagi hari dan titip koper di resepsionis hotel. Kemarin aku menginap di Cho Hotel 3 (salah satu rekomendasi hotel terbaik di area Ximending), dan staf mereka dengan sangat ramah mengizinkan aku menitipkan koper secara gratis sampai sore.

Berikut perjalanan hari terakhir aku di Taipei:

1. Taipei 101 / World Trade Center 

Belum sah ke Taiwan kalau belum melihat langsung Taipei 101. Dari Stasiun Ximen, aku langsung mengambil MRT jalur merah menuju Stasiun Taipei 101/World Trade Center.

Di pagi hari, area di sekitar gedung belum terlalu ramai, jadi momen yang pas banget buat berburu foto di eskalator viral.

Tips Spot Foto Estetik: Jika tidak ingin naik ke Observation Deck-nya, bisa keluar di Exit 4, nanti akan ketemu eskalator viral. Lalu jalan sedikit ke arah persimpangan jalan untuk mendapatkan sudut foto (angle) gedung Taipei 101 yang utuh dari bawah.

2. Zhongshan District (Kawasan Trendy Anak Muda) 

Dari Taipei 101, aku beralih ke Zhongshan District menggunakan MRT. Kawasan ini merupakan salah satu distrik paling hype di Taipei. Di sini, gang-gang kecilnya dipenuhi oleh kafe-kafe estetik bergaya minimalis, toko pakaian lokal yang fashionable, dan instalasi seni jalanan yang menarik.

Zhongshan adalah tempat yang asik untuk café hopping, jajan es kopi latte, atau hunting souvenir buatan desainer lokal yang unik.

3. Taipei City Hall Bus Station Area

Sebelum kembali ke hotel, aku menyempatkan diri mampir ke area sekitar Taipei City Hall Bus Station. Kawasan ini merupakan view yang cantik untuk mendapatkan foto landmark Taipei 101 di malam hari. Lampu Landmark Taipei 101 akan menyala dan kita bisa mendapatkan full fotonya dari lokasi ini.

4. Menuju Taoyuan International Airport (TPE) 

Selanjutnya, aku kembali ke Cho Hotel 3 untuk mengambil koper. Dari Hotel, aku ke Taipei Main Station untuk naik Taoyuan Airport MRT. Ini adalah transportasi paling cepat dan murah untuk menuju bandara.

Tips: Pastikan naik kereta yang jenis Express Train (kereta warna ungu), bukan yang Commuter (warna biru). Kereta Express hanya membutuhkan waktu sekitar 35-40 menit saja untuk langsung sampai di Terminal 1 atau Terminal 2 Bandara Taoyuan.

Itinerary Taiwan 2026 + Hongkong 

Berikut Itinerary Taiwan 5 Hari dan Hongkong 2026 yang bisa juga kamu jadikan referensi:

Itinerary Taiwan 2026 dan Hongkong

Tips Khusus Saat di Taiwan

  • EasyCard/iPass: Transportasi bus dan MRT di Taiwan menggunakan kartu Easy Card karena tidak semua stasiun atau bus bisa menggunakan kartu Visa. Jadi, sebaiknya siapkan easy card. Aku membelinya di Klook. Beli di sini
  • Transportasi: Di Taiwan mode transportasinya sudah nyaman dan bisa menjangkau daerah kecil, jadi, tidak perlu takut nyasar. Kamu bisa melihat jalur dan nomor bus menggunakan google maps. Cara naik transportasi umum di Taiwan, terutama bus. Kamu bisa tab kartu easy card saat masuk dan tab kembali saat turun. 
  • Etika Lokal: Di MRT dilarang makan atau minum dan ada sanksi denda jika melanggarnya. 

Biaya liburan ke Taiwan + Hongkong

Berikut contoh budgeting liburan aku ke Taiwan + Hongkong selama 5 hari. 

Budget Traveling Taiwan + Hongkong 5 hari

Gimana Caranya Bisa Traveling Tanpa Merusak Pos Tabungan Utama?

Jujur saja, dengan budget yang aku keluarkan tersebut, buatku cukup besar karena baru kali ini aku traveling dengan budget di atas 10 juta. Namun, bagiku itu worth it karena sudah bisa explore 2 negara dan tiket pesawatnya termasuk murah karena sudah include bagasi pulang-pergi. 

Dan, perlu diketahui juga ya, bahwa budget yang aku keluarkan itu hasil menabung kurang lebih 1 tahun. Jadi, tidak mengganggu cash flow budget untuk kebutuhan sehari-hari dan dana darurat.

Setiap kali aku membagikan cerita traveling seperti ini, pertanyaan yang paling sering masuk adalah “Gimana cara ngatur gajinya biar bisa beli tiket pesawat tanpa ngerasa bersalah?”

Template Budget Tracking & Analysis.

Dulu, aku juga sempat bocor halus dalam mengatur keuangan. Rasanya uang habis gitu aja dan traveling justru mengganggu budget yang seharusnya untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga aku tidak pernah bisa nabung. 

Sampai akhirnya, aku bikin satu sistem pencatatan keuangan yang sekarang selalu aku pakai, yaitu Template Budget Tracking & Analysis.

Sistem ini sangat membantu aku mengunci pos tabungan masa depan duluan, lalu otomatis membagi sisa gaji ke pos harian dan pos traveling. Jadi, saat waktunya berangkat ke Taiwan kemarin, aku tinggal pakai dana dari “pos liburan” yang sudah terkumpul tanpa menyentuh dana darurat sama sekali. Berangkatnya tenang, pulangnya pun tidak pusing mikirin tagihan.

Nah, karena kemarin banyak yang tanya template-nya bisa dapet dari mana? Akhirnya, template-nya sudah aku rapikan dan aku buat jadi lebih otomatis agar bisa langsung kamu pakai (tinggal masukkan angka pengeluaran, gaji, dan tabungan masuk nanti rumusnya jalan sendiri).

Buat kamu yang saat ini lagi berjuang menabung buat next trip tapi masih sering gagal konsisten mengatur alokasi uangnya, kamu bisa langsung download template yang aku pakai ini.

👉 Download Template Budget Tracking & Analysis di Sini.

Semoga alat bantu kecil ini bisa membantu merapikan keuangan kamu juga, ya. Biar impian kamu buat eksplor Taiwan atau negara-negara lainnya bisa segera terwujud tanpa bikin kantong bolong!

Kalau tabungan kamu sudah aman, yuk bagikan Itinerary Taiwan 5 Hari + Hongkong ini ke teman kamu dan ciptakan petualangan kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *