6 Tips Menyiapkan Budget Traveling

Traveling mulu, pasti banyak duit. Itulah pertanyaan yang sering dilontarkan oleh beberapa orang ketika tahu saya akan berangkat atau setelah pulang traveling. Sebenarnya semua orang bisa traveling dan kuncinya hanya satu, mau berusaha atau tidak. Sering-sering mempelajari tips menyiapkan budget traveling, deh.

Mereka yang sudah keliling dunia juga membutuhkan perjuangan. Tidak mudah mendapatkan suatu hal, apalagi berhubungan dengan dana yang besar. Kalau liburan baru membutuhkan uang banyak dan tidak perlu memperhitungkan ini-itu nya. Seperti pengalaman saya saat Jalan-jalan Prepare Sehari Jadi.

Traveling bukan hanya sekadar bagaimana mendapatkan dana tetapi juga membutuhkan perhitungan yang tepat. Traveling tidak harus mempunyai uang banyak seperti yang orang lain lihat. Terpenting ialah, pintar menghitung budget traveling. So, sebelum traveling perlu survei tempat dan harga kemudian merancang anggarannya. Berikut 6 tips menyiapkan budget traveling.

1. Menabung

Tips Menyiapkan Budget Traveling dengan Menabung Bisa DIlakukan dengan Cara Manual atau Depositi/Pinterest
Tips Menyiapkan Budget Traveling dengan Menabung Bisa DIlakukan dengan Cara Manual atau Depositi/Pinterest

Inilah hal utama yang harus dilakukan. Memang sedikit sulit, tetapi jika sudah memiliki keniatan matang pasti bisa. Awalnya, saya juga tarik ulur tabungan traveling. Tarik ulur? Hubungan kali ya.

Caranya, kamu harus menyisihkan gajimu di rekening berbeda yang nantinya khusus digunakan untuk keperluan traveling. Kamu harus konsisten dengan jumlah yang sudah kamu tetapkan untuk tabungan traveling. Belajar jujur kepada dirimu sendiri nanti kamu akan terbiasa jujur kepada orang lain *Eaaa.

Budget Planner Ala Li Ka-Shing, Orang Terkaya di Hongkong/Prajna Vita
Budget Planner Ala Li Ka-Shing, Orang Terkaya di Hongkong/Prajna Vita

Kamu bisa mengelolah budget dengan perhitungan seperti di atas. Apabila sudah terima gaji, sebaiknya peta-petin dengan perhitungan yang sudah kamu buat.

30% Kebutuhan: Kebutuhan di sini menyangkut kebutuhan sehari-hari, seperti makan, kebutuhan pokok, transportasi ke kantor, dan lainnya yang sifatnya harus dikeluarkan.

25% Investasi: Investasi penting kamu pikirkan dari umur muda. Masa depan tidak ada yang tahu, at least kamu punya aset kalau-kalau terjadi sesuatu, misalnya putus kerja (amit-amit). Kamu bisa memilih investasi berupa emas (aku sarankan sih logam mulia, jangan perhiasan) atau reksa dana. Kalau sudah canggih, kamu bisa merambah ke saham.

20% Life Style: Di sini nih yang sering banget jebol. Sebetulnya life style itu yang bisa ngerem ya diri kita sendiri. Kamu boleh kok hangout sama teman-teman, makan di luar, atau beli baju. Tapi ingat, rem life style kamu dan beli apa yang memang kamu butuhkan atau perlukan. Kalau itu sifatnya keinginan, mending nggak usah deh. Kalau kamu masih punya cicilan, lebih baik pangkas budget life style dan sebagian untuk bayar cicilan.

Jangan terlalu tergiur dengan style yang masih booming karena akan bertahan sebentar dan digantikan oleh style baru lagi. Lebih baik pilih style yang tidak lekang oleh waktu, jadi tidak akan ketinggalan zaman dan bisa kamu pakai sampai lima atau sepuluh tahun ke depan. Hati-hati pula dengan diskon atau Flash Sale ya, karena ini jadi kelemahan wanita.

15% Pendidikan: Pendidikan sampai kamu tua pun sebetulnya harus terus kamu kejar. Kamu yang masih memungkinkan untuk kuliah sambil kerja, ya lakukan. Kalau tidak, anggaran pendidikan bisa kamu gunakan untuk seminar, workshop, atau pelatihan lainnya. So, skill kamu akan terus terasah. Nggak rugi kok mengejar pendidikan, toh jadi investasi kamu juga kan.

10% Traveling: Nah ini nih yang penting juga buat para pecinta traveling. Sisihkan 10% untuk budget traveling. Simpan pada rekening lain agar tangan kamu tidak gatal. Ini cara untuk menghindari kamu jalan-jalan tapi ngutang. Duh, jangan sampai ya.

2. Pesan Tiket Jauh-jauh Hari

Biasanya saya menentukan destinasi kunjungan setahun sebelumnya. Dengan begitu, saya bisa berburu tiket promo ataupun melingkari kalender untuk pesan tiket tiga bulan sebelum keberangkatan. Semakin awal tiket dipesan, harganya semakin murah.

Ketika akan memesan tiket usahakan jangan mendekati hari libur karena harga akan sedikit lebih mahal dari hari biasa. Dengan memesan jauh-jauh hari, kamu bisa meminimalisir anggaran dari transportasi.

3. Cari Penginapan Murah

Traveling tidak harus menginap di hotel kok. Kamu bisa mencari penginapan seperti hostel atau bisa menyewa kamar jika traveling dengan teman dan pembayarannya dibagi sama rata. Ketika mencari penginapan, pastikan harga yang tercantum benar. Jangan lupa mengganti hari cek in karena harga weekend dengan weekday biasanya berbeda.

Kamu bisa survei online dari website atau aplikasi pemesanan penginapan. Cara lain untuk menghemat dana traveling ialah kamu bisa mencari teman di kota yang kamu kunjungi dan nebeng tidur. Ini cara yang biasa saya lakukan dan saya kerap kali dapat bonus makan juga.

4. Siapkan Dana Oleh-oleh Secukupnya

Inilah yang membuat kita sering kali kalap. Untuk menghindari itu lebih baik anggarkan terlebih dahulu dana untuk oleh-oleh. Pilih oleh-oleh yang bisa dapat banyak, misalnya gantungan kunci bertuliskan kota yang kamu kunjungi atau gelang.

Ketika beli banyak pasti harganya lebih murah dan kamu bisa membaginya dengan teman-teman. Beli oleh-oleh seperlunya saja karena bawaan kamu pasti akan lebih banyak ketika pulang gara-gara oleh-oleh.

Selain itu, manfaatkan pula fasilitas VAT Refund untuk belanja barang mewah atau yang memang ada fasilitas dari toko. Misalnya, seperti ketika aku traveling ke Thailand dan aku belanja di Watsons, ternyata dengan Kartu Member aku bisa dapet fasilitas VAT Refund dengan ketentuan jumlah belanja. Nantinya bisa aku tukarkan di bandara ketika mau pulang ke Indonesia. So, cara ini bisa melindungi kamu dari over budget.

5. Hitung Anggaran Secermat Mungkin

Ketika itinerary sudah kamu tetapkan, langkah selanjutnya ialah menghitung anggaran yang akan kamu keluarkan. Catat semua dana yang sudah pasti jumlahnya, seperti dana untuk tiket, penginapan, dan dana oleh-oleh.

Rinci setiap pengeluaran tersebut dan buat perincian untuk dana yang kira-kira keluar saat traveling. Dana perkiraan harus dibuat dengan pensesuaian dana yang sudah dimiliki. Mungkin hal ini sepele tetapi hal kecil ini bisa membuat pengeluaran traveling kamu tidak kebablas. Hitunglah serinci mungkin.

6. Siapkan Dana Tak Terduga

Selain menyiapkan budget-budget di atas, kamu juga perlu menyiapkan budget tak terduga. Hal ini untuk jaga-jaga apabila terjadi risiko selama perjalanan. Usahakan simpan dana tersebut pada rekening berbeda dan dapat digunakan ketika mendesak.

travel budget planner/Prajna Vita
Travel Budget Planner/Prajna Vita

Itulah enam hal yang biasa saya lakukan sebelum traveling. Cara inilah yang membuat saya bisa traveling seperti traveler lainnya. Kalau mereka bisa kenapa saya tidak bisa? Jadi, semua postingan di sosial media saya tentang perjalanan traveling itu di belakangnya memerlukan perjuangan.

Comments

  1. Masandi Wibowo

    yap… inlah salah satu yang menjadi kendala sebagai blogger traveller, Soal DAna.

    salah satu alternatifnya ya memang menabung, dan lebih irit saat bepergian.
    tapi sola menabung ini agak-agak berat dilakukan, karena godaan di luar sana begitu berat untuk membelanjakan uang tabungan.

    1. Post
      Author
      Prajna Vita

      Iya betul Terkadang godaan bisa menggagalkan rencana. Kuncinya pinter-pinter kita bagaimana melewati godaan itu. Kalau sudah terbiasa menabung pasti akan mudah kok. Memang harus dipaksa menabung agar terbiasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.