5 Tips Menyiapkan Budget Traveling

Dokumentasi Pribadi. Loc. Caringin Tilu, Bandung

Traveling mulu, pasti banyak duit. Itulah pertanyaan yang sering dilontarkan oleh beberapa orang ketika tahu saya akan berangkat atau setelah pulang traveling. Jalan-jalan memang identik dengan banyak uang karena membutuhkan pengeluaran yang besar. Sebenarnya semua orang bisa traveling dan kuncinya hanya satu, mau berusaha atau tidak. Mereka yang sudah keliling dunia juga membutuhkan perjuangan. Tidak mudah mendapatkan suatu hal, apalagi berhubungan dengan dana yang besar. Kalau liburan baru membutuhkan uang banyak dan tidak perlu memperhitungkan ini-itu nya. Seperti pengalaman saya saat Jalan-jalan Prepare Sehari Jadi.

Traveling bukan hanya sekadar bagaimana mendapatkan dana tetapi juga membutuhkan perhitungan yang tepat. Traveling tidak harus mempunyai uang banyak seperti yang orang lain lihat. Terpenting ialah, pintar menghitung budget traveling. So, sebelum traveling perlu survei tempat dan harga kemudian merancang anggarannya. Berikut 5 tips menyiapkan budget traveling.

  1. Menabung

Inilah hal utama yang harus dilakukan. Memang sedikit sulit, tetapi jika sudah memiliki keniatan matang pasti bisa. Awalnya, saya juga tarik ulur tabungan traveling. Tarik ulur? Hubungan kali ya. Caranya, kamu harus menyisihkan gajimu di rekening berbeda yang nantinya khusus digunakan untuk keperluan traveling. Kamu harus konsisten dengan jumlah yang sudah kamu tetapkan untuk tabungan traveling. Belajar jujur kepada dirimu sendiri nanti kamu akan terbiasa jujur kepada orang lain *Eaaa. Bagi kamu yang doyan jajan, coba deh biasakan membatasi jajan yang nggak sehat, jajannya yang penting-penting aja, misalnya jus atau buah. Buah juga termasuk cemilan. Terus, bagi kamu yang doyan shopping, kurangi belanja yang tidak diperlukan. Jangan terlalu tergiur dengan style yang masih booming karena akan bertahan sebentar dan digantikan oleh style baru lagi. Lebih baik pilih style yang tidak lekang oleh waktu, jadi tidak akan ketinggalan zaman dan bisa kamu pakai sampai lima atau sepuluh tahun ke depan.

  1. Pesan Tiket Jauh-jauh Hari

Biasanya saya menentukan destinasi kunjungan setahun sebelumnya. Dengan begitu, saya bisa berburu tiket promo ataupun melingkari kalender untuk pesan tiket tiga bulan sebelum keberangkatan. Semakin awal tiket dipesan, harganya semakin murah. Ketika akan memesan tiket usahakan jangan mendekati hari libur karena harga akan sedikit lebih mahal dari hari biasa. Dengan memesan jauh-jauh hari, kamu bisa meminimalisir anggaran dari transportasi.

  1. Cari Penginapan Murah

Traveling tidak harus menginap di hotel kok. Kamu bisa mencari penginapan seperti hostel atau bisa menyewa kamar jika traveling dengan teman dan pembayarannya dibagi sama rata. Ketika mencari penginapan, pastikan harga yang tercantum benar. Jangan lupa mengganti hari cek in karena harga weekend dengan weekday biasanya berbeda. Kamu bisa survei online dari website atau aplikasi pemesanan penginapan. Cara lain untuk menghemat dana traveling ialah kamu bisa mencari teman di kota yang kamu kunjungi dan nebeng tidur. Ini cara yang biasa saya lakukan dan saya kerap kali dapat bonus makan juga.

  1. Siapkan Dana Oleh-oleh Secukupnya

Inilah yang membuat kita sering kali kalap. Untuk menghindari itu lebih baik anggarkan terlebih dahulu dana untuk oleh-oleh. Pilih oleh-oleh yang bisa dapat banyak, misalnya gantungan kunci bertuliskan kota yang kamu kunjungi atau gelang. Ketika beli banyak pasti harganya lebih murah dan kamu bisa membaginya dengan teman-teman. Beli oleh-oleh seperlunya saja karena bawaan kamu pasti akan lebih banyak ketika pulang gara-gara oleh-oleh.

baca juga: Tips Membawa Barang Ketika Touring untuk Wanita

  1. Hitung Anggaran Secermat Mungkin

Ketika itinerary sudah kamu tetapkan, langkah selanjutnya ialah menghitung anggaran yang akan kamu keluarkan. Catat semua dana yang sudah pasti jumlahnya, seperti dana untuk tiket, penginapan, dan dana oleh-oleh. Rinci setiap pengeluaran tersebut dan buat perincian untuk dana yang kira-kira keluar saat traveling. Dana perkiraan harus dibuat dengan pensesuaian dana yang sudah dimiliki. Mungkin hal ini sepele tetapi hal kecil ini bisa membuat pengeluaran traveling kamu tidak kebablas. Hitunglah serinci mungkin. Inilah hal wajib yang selalu saya lakukan, tidak heran jika di meja kerja saya selalu ada kalkulator. Saya selalu menggunakan kalkulator Casio karena bisa milih warna sesuai yang saya suka, jadi semangat menghitung anggarannya. Casio-nya saya dapatkan di MatahariMall.com menggunakan kode promo CASIOBLOGUA8574L, jadi bisa milih-milih warna sesuai yang saya suka. Bisa dikatakan sih CASIO My Style. Mungkin hal ini sepele tetapi ketika meja kerja saya tidak monoton dengan kombinasi warna membuat saya lebih semangat kerja maupun membuat itinerary. So, Little Things to Boost Mood & Productivity. Buat lingkungan kamu lebih hidup sesuai hobi atau hal-hal kesukaanmu untuk membangun mood dan produktivitas. Saya juga kerap pusing ketika menganggarkan dana traveling, tetapi ketika ada Colorful Calculator yang bisa saya gunakan sekaligus menghiasi meja kerja dan membuat saya bisa semangat lagi.

Itulah lima hal yang biasa saya lakukan sebelum traveling. Cara inilah yang membuat saya bisa traveling seperti traveler lainnya. Kalau mereka bisa kenapa saya tidak bisa? Jadi, semua postingan di sosial media saya tentang perjalanan traveling itu di belakangnya memerlukan perjuangan. Menabung saja sudah berat lalu saya harus pintar-pintar menghitung keperluan yang akan dikeluarkan. Untungnya saya punya kalkulator yang tidak membuat saya bosan #CasioMyStyle.

Comments

  1. Masandi Wibowo

    yap… inlah salah satu yang menjadi kendala sebagai blogger traveller, Soal DAna.

    salah satu alternatifnya ya memang menabung, dan lebih irit saat bepergian.
    tapi sola menabung ini agak-agak berat dilakukan, karena godaan di luar sana begitu berat untuk membelanjakan uang tabungan.

    1. Post
      Author
      Prajna Vita

      Iya betul Terkadang godaan bisa menggagalkan rencana. Kuncinya pinter-pinter kita bagaimana melewati godaan itu. Kalau sudah terbiasa menabung pasti akan mudah kok. Memang harus dipaksa menabung agar terbiasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *